Menyoal Buku : Dunia harus berubah, tangan tuhan di balik virus flu burung

1 April 2008

Perjuangan menentang neo kolonialisme, menentang perlakuan yang tidak adil dari seorang srikandi Indonesia “Siti Fadilah Supari” menteri kesehatan Republik Indonesia. Beliau digambarkan begitu lantang bersuara melawan raksasa dunia “Amerika” begitu negara ini disebut. Menentang sebuah konsep yang telah 50 tahun di pakai, konsep yang merugikan negara-negara kecil, konsep yang hanya menguntungkan para pemilik modal, konsep yang membuat si miskin semakin menderita dan si kaya semakin Berjaya. GISN, sebuah mekanisme virus sharing yang telah  ditetapkan dan diterapkan serta disepakati negara-negara yang tergabung dalam WHO.

Berawal dari kejadian flu burung yang menjadi outbreak di Indonesia. Indonesia pun berguncang begitu juga sang menteri kesehatan, terlebih dengan pemberitaan yang menyebutkan telah terjadi penularan flu burung dari manusia ke manusia, bukan lagi dari unggas ke manusia seperti lazimnya terjadi. Di prediksi ini adalah awal dari pandemic flu burung didunia. Indonesia sesuai dengan mekanisme GISN wajib mengirimkan virus flu burung dari penderita di Indonesia ke WHO CC.

Di lain pihak dengan munculnya kejadian outbreak flu burung di Indonesia, menyebabkan negara-negara di dunia memborong vaksin flu burung yang ada, yang di buat dari starin virus Vietnam. Namun hanya negara kaya yang mampu menyiapkan diri karena harga vaksin yang tinggi. Dan Indonesia sebagai negara yang mengalami outbreak sulit untuk mendapatkannya.

Dan diketahui pula ternyata hasil pembuatan dan penjualan vaksin strain Vietnam itu tidak memberikan timbale balik apapun bagi negara Vietnam. Ironis sebuah eksploitasi atas penderitaan sebuah negara yang sedang bergulat melawan flu burung.

Atas kenyataan itulah menteri “siti fadilah supari” terketuk hatinya untuk bergerak dan dengan lantang menyuarakaan kebenaran. Di minta nyalah kembali virus yang sudah diberikan oleh Indonesia ke WHO CC, ternyata virus itu sudah berpindah tangan kesebuah laboratorium di bawah departemen energy Amerika Serikat yang mana dulu disana di buat bom atom untuk mengebom hirosima dan Nagasaki. Akankah wild virus itu akan dijadikan senjata biologis ?. Dan di ketahui pula bahwa dari 15 ilmuwan di WHO cc hanya 3 ilmuwan yang berasal dari WHO, selebihnya tidak di ketahui identitasnya secara resmi.

Dengan Kekuasaannya sebagai menteri kesehatan Indonesia, ia mengambil kebijakan yang cukup membanggakan. Ia meminta laboratorium di Indonesia untuk juga meneliti tentang flu burung. Dan Ia pun dengan lantang bersuara di forum-forum internasional yang diadakan oleh WHO agar adanya transaparansi dalam mekanisme virus sharing. Dan merubah konsep yang sudah 50 tahun dipakai dan jelas-jelas tidak adil. Atas keberaaniannya inilah ia mendapat apresiasi dari media dan negara-negara internasional. Bagaimana sebuah negara harus duduk sama rendah berdiri sama tinggi, begitulah kalimat yang sering kali ia tuliskan dalam bukunya.

Sebuah buku berjudul Saatnya Dunia Berubah, tangan tuhan di balik virus flu burung, buku  menarik yang dituliskan oleh menteri Kesehatan Republik Indonesia. Meskipun bahasanya merupakan bahasa penuturan yang juga terlihat sangat subjektif, karena sudut pandang yang digunakan hanyalah dari sang penulis sekaligus pelaku. Namun buku ini cukup menggambarkan bagaimana Indonesia memiliki menteri kesehatan yang berani berjibaku di tataran global meneriakan keadilan.

Semoga Buku ini bukan menjadi sekadar buku pendongkrak popularitas sang penulis di akhir masa jabatan beliau. Semoga buku ini menjadi inspirasi banyak orang untuk bergerak menegakkan keadilan.

Dan Sebuah harapan untuk seorang menteri Kesehatan bernama “Siti Fadilah Supari” Ia telah berani berteriak lantang di tataran Global. Anda juga harus membuktikan di tataran lokal Indonesia, bahwa kesehatan ialah hak semua orang. Bahwa Setiap warga negara di Indonesia berhak atas akses pelayanan kesehatan yang merata dan terjangkau.. Tidak ada lagi seseorang yang meninggal karena tidak mendapatkan akses kesehatan yang memadai, seseorang diusir dari rumah sakit karena tidak mempunyai biaya. Tidak ada lagi busung lapar, tidak ada lagi bayi-bayi kelaparan, Indonesia harus menjadi negara yang sehat, semoga….. amin.

  • Judul :saatnya dunia berubah ; tangan tuhan dibalik virus flu burung
  • penulis : Siti Fadilah Supari
  • Penerbit : Sulaksana Watinsa Indonesia
  • ISBN :978-979-9254-17-7

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: