ngapain takut sama monster ancol

16 November 2008

beberapa hari terakhir, hits di you tube meningkat terkait pemuatan video ber judul “waspada ancol, ada monster air!…. liat disini videonya.

bahkan jusuf kalla, sampai menanggapai nya dan mengatakan akan mengecek langsung.  portal berita kompas.com memberitakan ini. media televisi juga memberitakan ini. benar kah ? ada monster ancol? bahaya gak buat manusia? apa jangan-jangan ntar kalau kita berenang diancol pas keluar dari air badan udah digerogotin dan daging kita sudah habis dimakan si monster ?

tapi, dua hari belakangan jawaban akan video ini terkuak, ini hanya kutu air. seperti yang diberitakan kompas cetak hari minggu 16 November 2008.

Sample yang diambil tim PT jaya ancol selanjutnya diteliti LIPI. Berdasarkan hasil penelitiannya ditemukan bahwa monster ini adalah parasit ikan yang tidak berbahaya untuk manusia.

Ini adalah kutu air, jenis hewan herbivora pemakan sampah, dan sesuatu yang membusuk. Jadi tidak mengganggu manusia. Hewan itu merupakan kelompok isopoda jenis cirolana yang sering dijumpai di pantai dan tempat berbatu. binatang ini tersebar di hampir semua pesisir pantai. bahkan ubur-ubur lebih bahaya dari kutu air.

Jadi, inngin mengetahui lebih jauh hewan kelompok isopoda dan berjenis cirolana ini, liat deh disini

ini sedikit ringkasan dari website itu :

tampangnya ada disini

deskripsinya :

Cirolana harfordi is a dorso-ventrally flattened isopod. Males, which are larger than females, typically grow to around 20mm. It is a dark grey colour, with distinctive regular rows of lighter dots. There are two grooves running between the non-stalked eyes, one along the front of the head, the other more on top of the head. The pleotelson (the tail segment fused with abdominal segments) has two raised bumps (tubercles) around the middle of the segment, and also has robust setae (hairs) on the tip of the segment. The uropods are both rounded with many hairs on their tips and extend further than the tip of the pleotelson

Habitatnya :

C. harfordi is found in intertidal habitats, commonly under rocks on sandy beaches. Unlike many sandy-beach organisms, this species does not appear to be limited by the particle size of the beach substrata. They appear to be more common in areas sheltered from wave action, and have a high tolerance to reduced salinity.

Makanannya :

C. harfordi is an active predator, consuming small polychaetes and crustaceans. They are also efficient scavengers, consuming rotting flesh that has been washed ashore.

C. harfordi is an efficient scavenger, an excellent swimmer and emerge to feed in the surf zone at high tide. The diet of C. harfordi consists primarily of minute polychaetes and crustaceans. They also utilise dead animal matter found in the surf zone (Johnson, 1976)

Dampaknya :

There have been no recorded impacts of this species throughout its introduced range.

 

Gimana. masih takut sama monster ancol ? yah kita tunggu aja rilis resmi nya dari PT jaya Ancol, apakah akan memusnahkan hewan-hewan ini. atau membiarkannya, karena bagian dari rantai alam.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: