mau gak selamat, naek kereta aja

17 November 2008

naek kereta api di indonesia gak aman, tingkat keselamatannya rendah. pasti semua orang akan sepakat dengan kata-kata itu.  gimana nggak ? kalau kita melihat realitas dilapangan betapa parahnya perkereta apian di indonesia. memang untuk menyimpulkan sesuatu itu harus pake metode yang ilmiah bukan subjektif dan serta merta. tapi gimana nggak bisa menyimpulkan kayak gitu, sejauh pengalaman ku naek kereta, yang paling sering di dapet itu, ya pengalaman buruknya. emang sih intensitas naek kereta nya nggak tiap hari. tapi dengan yang intensitasnya dikit aja bisa begitu, gimana yang intensitas naek kereta nya sering.

pengalaman hampir kecopetan di dalam kereta, udah dialamin dua kali. Sekali sampe megang tangan copetnya yang udah masuk kantong belakang, tempat dimana dompet ku berada. Diplototin aja tuh copet, kabur juga dia. (huf..)

pengalaman ngeliat korban menginggal akibat ketabrak kereta, udah dua kali juga. Di Ui, mahasiswa keserempet sampe meninggal. dan pas sedang dalam perjalanan ke kota sebelum stasiun manggarai, seonggok bangkai manusia berlumuran darah karena baru saja tertabrak.

pengalaman naek kereta terlambat sampe 4 jam, perjalanan kereta dari solo ke jakarta. juga udah.

pengalaman liat orang naek diatas kereta, tiap hari ngeliat. pengen coba apa sih rasanya (tapi nggak pernah berani). pengalaman liat orang gelayutan di pintu kereta yang terbuka, tiap hari ngeliat dan kalau naek kereta kadang juga melakukannya.

dan hari ini…. semua ingatan akan hal buruk terkait kereta di indonesia di tambahin buruk dengan judul artikel di kompas cetak“PT Kereta Api Tak Serius Benahi Keselamatan”. Secara keilmuan ku Kesehatan dan keselamatan kerja. gimana nggak langsung ngebaca artikel ini, artikel tentang keselamatan transportasi.

ternyata, oh ternyata….. parah banget kondisi PT.Kereta Api Indonesia, khususnya masalah penerapan keselamatannya. Padahal hampir tiap tahun ada aja mahasiswa sarjana FKM UI yang melakukan penelitian tentang keselamatan kereta api, dan masukan itu pun secara gratis dialamatkan untuk PT.KAI.

liat nih kutipan isi beritannya :

Pusat Keselamatan PT KA didirikan direksi PT KA tahun 2005. Dua tahun setelah didirikan, lembaga itu tidak punya satu pegawai pun.

Namun, kini terdapat tiga personel, yakni Kepala Pusat Keselamatan KA, Kepala Bidang Pencegahan Kecelakaan, dan Kepala Bidang Evaluasi dan Dampak Kecelakaan.

Kepala Pusat Keselamatan PT KA Bambang Adi Pratignjo mengatakan, pihaknya akan mengaudit sarana, prasarana, dan operasi dimulai dari KA Jabotabek dan KA Sumatera Selatan. ”Audit KA Jabotabek digelar November-Desember 2008. Lalu, KA Sumsel mulai awal Januari 2009,” ujarnya.

”Langkah besarnya (masalah keselamatan) masuk ke corporate plan. Rencana itu tak cukup lima tahun, tetapi mungkin 25 tahun ke depan,” ujar Bambang AP. Dia baru bicara idealnya karena masalah keselamatan belum dirinci dalam corporate plan PT KA.

Personel sedikit, belum ada rencana jangka panjang, dan kebijakan keselamatan yang setengah-setengah. Ini jelas menunjukkan ketidakseriusan PT KA. Sepatutnya ada upaya yang massal, masif, dan terintegrasi agar angka kecelakaan bisa dikurangi.

Bambang AP mengaku ”berguru” di ”universitas google”, mempelajari banyak aspek keselamatan. Dia berkiblat ke Japan Railway karena di sana terdapat banyak aspek yang mirip, di antaranya lebar rel yang 1.067 milimeter (mm).

kalau dibandingi sama di India, jauh banget deh. di situ juga ditulis bagaimana india dah punya buku pedoman tersendiri untuk keselamatan, dan rencana kerja untuk mencapai zero accident. wuih…

jadi pengen liat profil PT.KAI ? liat aja di websitenya, eh ternyata nggak ada isinya juga. cuman ini : Mohon ma’af, untuk saat ini web kereta-api.com sedang dalam proses pengembangan. Harap maklum, terima kasih. Untuk sementara hanya jadwal & tiket yang bisa diakses.

jadi, untuk 10 tahun kedepan kita belum bisa berharap banyak bahwa keselamatan menjadi sebuah prioritas bagi pelayanan PT.KAI. Kalau cuma orientasi keuntungan aja, kapan keselamatan mau ditingkatkan.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: